Radar ini mampu mendeteksi dan melacak kapal permukaan dan target terbang ketinggian rendah dalam area misi pengawasan, serta menentukan parameter target termasuk jarak, arah,Dengan mendeteksi dan melacak target permukaan dan ketinggian rendah, sistem ini memungkinkan pemantauan semua cuaca kapal, target tetap, dan pesawat yang berada pada ketinggian rendah di wilayah yurisdiksi atau saluran air.menghasilkan data plot target dan jalur, memberikan informasi posisi target, dan mengirimkan data target tersebut ke terminal display-control atau platform pengawasan melalui antarmuka jaringan.
Terminal kontrol dapat berinteraksi dengan sensor seperti AIS, memungkinkan penggabungan target radar dan informasi AIS.memungkinkan untuk mengunggah target yang dilacak radar ke platform pengawasan melalui jaringanHal ini memfasilitasi pembentukan situasi intelijen terintegrasi di dalam wilayah, memberikan dukungan intelijen yang akurat, intuitif, dan dapat diandalkan untuk tugas-tugas seperti deteksi,identifikasi, pelacakan, pembuangan, dan forensik kapal di yurisdiksi.,Dengan demikian meningkatkan kemampuan pelacakan dan pengawasan kapal secara terus menerus.
| Metrik kinerja | ||
| Sub Unit Antenna | Jenis antena | Antenna Panduan Gelombang |
| Frekuensi Operasi | X - Band | |
| Mode Polarisasi | Polarisasi Horizontal | |
| Panjang antena | 6.5 kaki, 8 kaki | |
| Jumlah Peningkatan Sinar | ≥30dBi | |
| Lebar sinar horizontal | 1° ± 0,3° | |
| Tingkat sidelobe horizontal | -28dB (± 10° di dalam),-30dB (± 10° di luar) | |
| Kecepatan Rotasi Antenna | 24 rpm | |
| Prosesor Transceiver | Band Transceiver | X - Band |
| Daya Keluar Maksimal Transceiver | ≥ 150W | |
| Bandwidth sinyal | ≥15MHz | |
| Angka Kebisingan | ≤ 3,0dB | |
| AD Bits Sampling | ≥16bit | |
| Rasio Kompresi Pulsa Maksimum | ≥ 2000 | |
| Kinerja Jangkauan Radar | Jangkauan | Untuk kapal laut dengan RCS = 1000m2 (kapal seribu ton sekitar 50m panjang): R ≥ 60km (ketika radar dipasang lebih dari 150m tinggi) |
| Untuk kapal laut dengan RCS = 100m2 (kapal dengan lambung besi sekitar 20m panjang): R ≥ 30km (ketika radar dipasang lebih dari 50m tinggi) | ||
| Untuk kapal laut dengan RCS = 5m2 (kapal dengan lambung besi sekitar 10m panjang): R ≥ 15km (ketika radar dipasang lebih dari 20m tinggi) | ||
| Jarak Minimal | ≤ 1000m | |
| Resolusi Echo | Jarak: ≤10m; Azimut: ≤1,3° | |
| Keakuratan Deteksi Sasaran | Jarak: ≤10m; Azimut: ≤0,5° | |
| Pengolahan Data | Mode Akuisisi Target: Otomatis + Manual | |
| Jumlah target yang terdeteksi: ≥2000 batch (software customizable) | ||
| Jumlah target yang terkunci dan dilacak: ≥1000 batch (software customizable) | ||
| Jangkauan Pengukuran Kecepatan: 0 - 60 knot (dipersonalisasi perangkat lunak) | ||
| Antarmuka Data | Antarmuka Transmisi Data: Gigabit Ethernet | |
| Protokol Transmisi Data: UDP | ||
| Bandwidth Transmisi Data: ≤2Mbps | ||
| Sumber Daya | Tegangan 1: DC36V - DC60V | |
| Atau Tegangan 2: AC220V ± 20%, 50Hz ± 10% | ||
| Kekuatan: ≤300W (kekuatan total termasuk distribusi daya dan lemari perlindungan petir adalah sekitar 600W) | ||
| Dimensi | Dimensi radar (tidak termasuk panjang, lebar dan tinggi antena): 520mm X 410mm X 810mm | |
| Berat badan | Berat Unit Utama: ≤65Kg | |
| Kondisi Lingkungan | Suhu operasi: -20°C - +50°C | |
| Suhu penyimpanan: -30°C - +60°C | ||
| Kelembaban relatif: 95% (+30°C) | ||
| Kinerja tahan air | IPX6 | |
![]()